Cara Menentukan Mean, Median, Modus Pada Data Tunggal dan Data Kelompok

Dalam kehidupan sehari – hari kita pasti berhubungan dengan suatu data, dengan data seperti statistik atau diagram kita bisa mengetahui suatu informasi hanya dengan melihatnya. Data – data tersebut sering kali berkaitan dengan Mean, Modus dan Median. Untuk lebih jelasnya tentang Mean, Modus dan Median berikut penjelasannya

download-18 Cara Menentukan Mean, Median, Modus Pada Data Tunggal dan Data Kelompok

Mean, Modus dan Median Data Tunggal
 
a. Mean
 
Mean adalah rata – rata, atau lebih jelasnya mean adalah rata – rata nilai yang dapat kita peroleh dari suatu informasi. Mean data tunggal memiliki rumus berikut :
b. Modus
Modus adalah data yang paling sering muncul. Jika terdapat dua data yang memilki nilai sekaligus jumlah sering munculnya sama maka modusnya kedua data tersebut.
c. Median
 
Median adalah nilai tengah dari suatu data. Median memiliki dua rumus yaitu untuk median genap dan median ganjil.








Contoh Soal :

Diketahui data sebagai berikut, hitunglah mean, modus dan mediannya..
Jawab :
Mean, Modus dan Median Data Kelompok
 
a. Mean
 
Untuk menentukan mean pada data kelompok, carilah terlebih dahulu nilai tengah dan nilai hasil kali nilai tengah dengan frekuensi.

 

F1x1 adalah jumlah hasil dari nilai tengah di kali dengan frekuensi.
F1 adalah jumlah frekuensi.

b. Modus

Untuk mencari modus kita dapat menentukan kelas pada tabel dengan memilih frekuensi yang paling banyak. Berikut rumus data kelompok.

 




c. Median
Median merupakan nilai data tengah, median dalam data kelompok memiliki rumus yang sama dengan mencari Q2 ( Kuartil 2 ), yaitu :
Contoh soal :
 
Diketahui data sebagai berikut, hitunglah Mean, Median dan Modusnya..
Nilai
Frekuensi
0-9
0
10-19
2
20-29
2
30-39
5
40-49
8
50-59
14
60-69
9
70-79
6
80-89
3
90-99
1
Total

1

Untuk mencari Mean, kita diperlukan mencari nilai tengah dan jumlah hasil dari nilai tengah di kali dengan frekuensi. Berikut tabel setelah dicari :

Nilai
Nilai Tengah
Frekuensi
Frekuensi Kumulatif
F1X1
Tepi Kelas
0-9
0+9 / 2 = 4.5
0
0
0 x 4.5 = 0
-0.5 – 9.5
10-19
10+19 / 2 = 14.5
2
0+2 = 2
2 x 14.5 = 29
9.5 – 19.5
20-29
20+29 / 2 = 24.5
2
2+2 = 4
2 x 24.5 = 49
19.5 – 29.5
30-39
30+39 / 2 = 34.5
5
5+4 = 9
5 x 34.5 = 172.5
29.5 – 39.5
40-49
40+49 / 2 = 44.5
8
9+8 = 17
8 x 44.5 = 356
39.5 – 49.5
50-59
50+59 / 2 = 54.5
14
17+14 = 31
14 x 54.5 = 763
49.5 – 59.5
60-69
60+69 / 2 = 64.5
9
31+9 = 40
9 x 64.5 = 580.5
59.5 – 69.5
70-79
70+79 / 2 = 74.5
6
40+6 = 46
6 x 74.5 = 447
69.5 – 79.5
80-89
80+89 / 2 = 84.5
3
46+3 = 49
3 x 84.5 = 253.5
79.5 – 89.5
90-99
90+99 / 2 = 94.5
1
49+1 = 50
1 x 94.5 = 94.5
89.5 – 99.5
Total
50
2745
P = 10


Jawab :
Tags: