Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

Semangat dalam belajar matematika dan jangan pernah mengeluh dengan kesulitan matematika. Sebenernya matematika itu bukan mata pelajaran yang sulit, namun matematika adalah salah satu mata pelajaran yang membutuhkan ketekunan, keuletan dan juga ketelitian dalam mengerjakan setian soal – soal matematika. nah disini teman – teman akan menemukan rangkuman beserta penjelasan soal matematika yang sedang teman -teman cari selama ini. pada kesempatan kali ini kita akan belajar tentang Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

Operasi hitung suatu bilangan pada dasarnya terdiri dari operasi penjumlahan (+), Pengurangan (-), Perkalian (1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5) dan pembagian (1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5).

Bilangan bulat merupakan bilangan yang terdiri dari bilangan positif, negatif dan nol. Untuk bilangan positif dapat dibaca sesuai dengan simbol yang ada, seperti contohnya 5 (dibaca “Lima”). Tetapi untuk bilangan negatif ada tambahan kata sebelum simbol angka tersebut, contoh -5 (dibaca “Negatif lima”).

Operasi hitung bilangan bulat terdiri dari operasi:
1. Penjumlahan
2. Pengurangan
3. Perkalian
4. Pembagian

1. Penjumlahan
Operasi penjumlahan pada bilangan bulat tidaklah berbeda dengan penjumlahan biasa yang sudah diketahui, untuk mempermudah pemahaman lihat garis bilangan berikut :

1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

 

Contoh :
a. 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5
Karena :

1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

b. 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

Karena :

1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

c. 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5
Karena :

1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

2. Pengurangan
Operasi pengurangan pada bilangan bulat tidaklah berbeda dengan pengurangan biasa yang sudah diketahui, untuk mempermudah pemahaman lihat garis bilangan berikut :1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

 

Contoh :
a. 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5
Karena :

1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

b. 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5
Karena :

1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

c. 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5
Karena :

1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

3. Perkalian
Untuk operasi perkalian dalam bilangan bulat sama dengan operasi perkalian biasa, hanya ada hal yang perlu diperhatikan, bahwa :
a. Jika bilangan positif dikalikan dengan bilangan positif maka hasilnya positif.
Contoh :
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

b. Jika bilangan positif dikalikan dengan bilangan negatif maka hasilnya negatif.
Contoh :
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

c. Jika bilangan negatif dikalikan dengan bilangan positif maka hasilnya negatif.
Contoh :
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

d. Jika bilangan negatif dikalikan dengan bilangan negatif maka hasilnya positif.
Contoh :
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

4. Pembagian
Untuk operasi pembagian dalam bilangan bulat sama dengan operasi pembagian biasa, hanya ada hal yang perlu diperhatikan, bahwa :
a. Jika bilangan positif dibagi dengan bilangan positif maka hasilnya positif.
Contoh :
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

b. Jika bilangan positif dibagi dengan bilangan negatif maka hasilnya negatif.
Contoh :
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

c. Jika bilangan negatif dibagi dengan bilangan positif maka hasilnya negatif.
Contoh :
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

d. Jika bilangan negatif dibagi dengan bilangan negatif maka hasilnya positif.
Contoh :
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

Operasi hitung berjajar
Pada operasi hitung berjajar ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu sbb:
a. Bila ada tanda operasi hitung berjajar penjumlahan (+) dan pengurangan/negatif (-), maka dapat diartikan bahwa operasi tersebut adalah operasi pengurangan (-)
misal : 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5 artinya 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

b. Bila ada tanda operasi hitung berjajar pengurangan/negatif (-) dan penjumlahan (+), maka dapat diartikan bahwa operasi tersebut adalah operasi pengurangan (-)
misal : 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5 artinya 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

c. Bila ada tanda operasi hitung berjajar pengurangan/negatif (-) dan pengurangan/negatif (-), maka dapat diartikan bahwa operasi tersebut adalah operasi penjumlahan (+)
misal : 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5 artinya 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

Sifat operasi hitung bilangan bulat
1. Sifat Komutatif
Pada bilangan bulat terdapat sifat komutatif atau bisa dikatakan pertukaran. sifat ini hanya berlaku pada operasi penjumlahan dan perkalian.
Contoh :
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5, sama dengan 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5, sama dengan 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

2. Sifat Asosiatif
Sifat asosiatif dikenal juga dengan sifat pengelompokan. Sifat ini juga hanya berlaku pada operasi penjumlahan dan perkalian.
Secara umum sifat asosiatif dapat dinyatakan dalam :
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5 untuk operasi penjumlahan
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5 untuk operasi perkalian.

Contoh :
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5 sama dengan 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5
1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5 sama dengan 1-2-300x134 Sifat Sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Materi Matematika Kelas 5

3. Sifat Distributif
Sifat distributif dalam bilangan bulat disebut juga sifat penyebaran.
Sifat distributif pada bilangan bulat ada dua yaitu :
a. Sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan dengan bentuk umum (a + b) x (a + c) = a x (b + c)
Contoh :
(2 + 4) x (2 + 6) = 2 x (4 + 6)
karena pada (2 + 4) x (2 + 6) terdapat angka 2 sebagai pengali yang sama sehingga bisa di sederhanakan menjadi 2 x (4 + 6)

b. Sifat distributif perkalian terhadap pengurangan dengan bentuk umum (a – b) x  (a – c) = a x (b – c)
Contoh :
(9 – 5) x (9 – 3) = 9 x (5 – 3)
karena pada (9 – 5) x (9 – 3) terdapat angka 9 sebagai pengali yang sama sehingga bisa di sederhanakan menjadi 9 x  (5 – 3)

Tags:

Leave a Reply